Mengagumkan

Nama saya Bastomi di besarkan oleh keluarga sederhana yang mempunyai 2 orang anak, anak pertamanya sudah menikah dan menjadi keluarga yang bahagia bisa terlihat dari kebahgiaan anak dan istri nya yang selalu tercukupi senang rasa nya, dan anak yang ke dua ya siapa lagi kalau bukan saya anak kuliahan yang masih semester 4 yang ingin lulus cumloud dan berkeinginan mempunyai rumah dari desain nya sendiri dan bisa meminang kekasih hati yang sudah 5 tahun membantunya begitulah gambaran yang ingin saya bagikan kepada anda.
Happiness suatu kata yang diinginkan oleh semua orang terutama saya, kebahagiaan saya ada pada kedua orang tua karena memang kebahagiaan orang tua adalah anak nya. Kisah ini bermula waktu saya sedang di bangku smk yang sedang priper untuk ujian tapi bukan dengan kunci jawaban waktu sd dulu hehehehe suram, dari sd sampai smp saya tidak pernah mencapai ringking kelas sekali pun bahkan sampai orang tua saya di panggil oleh semua wali kelas saya sampai ke bp suram memang
Dari hal tersebut saya ingin merubah diri saya di bangku smk saya mulai menuruti kata orang tua selain saya sekolah dan bekerja saya juga mengaji di Al-Falah mengmabil pelajaran tahsin dan qiroah itu saya lakukan karena permintaan orang tua jadi saya harus turutin agar bahagia, semua itu saya lakukan sampai kelas 2 dan Alhamdulillah saya kelas 1 smk saya mendapatkan rengking kelas 10 besar tepatnya 3 besar, saya senang sekali hal tersebut berulang kembali ketika saya kelas 2 smk dan masih bertahan di posisi ke 3 orang tua merasa bangga dan senang saya pun merasa bahagia atas semua itu.
Titik kebahagiaan saya ada pada kelas 3, pada masa ini saya bisa mengikuti lomba tahsin dan qiroatil walaupun itu semua mengorbankan saraf kaki saya kurang bagus(kecelakaan waktu h-1 acara) tapi tidak masalah untuk saya, saya pun mengikuti lomba film dengan teman-teman saya dan ya akhir nya saya memenangkan lomba tingkat asia center dan jawa timur masing masing menjadi juara best movie saya sangat bahagia begitupun juga ke dua orang tua saya, saya pun mempunyai rencana ingin membuat serprais ke orang tua saya waktu wisuda saya, singkat cerita waktu wisuda tinggal 6 hari lagi, ada dua surprise yang saya akan tunjukkan oleh orang tua saya.
Surprise nya yaitu saya membacakan qiroah di depan dan memanggil orang tua maju kedepan karna prestasi yang sudah saya raih karena saya belum bicarakan mengenai hal tersebut, dan tibalah h-3 saya kabari orang tua saya di acara wisuda besok sudah pasti ikut ? orang tua bilang iya betapa bahagia nya saya mendengar hal tersebut, tapi hal tersebut kacau ketika malam sebelum saya diwisuda orang tua mengabari kalau tidak bisa hadir karena alasan pekerjaan padahal waktu itu hari sabtu hari libur saya pun sangat kecewa lagi karena teman-teman yang memenangkan film didampingi oleh ke dua orang tua tetapi saya sendirian dan di damping oleh wali kelas, saya kecewa ???? iya pasti, yasudah laah mungkin itu hari dimana saya sangat bahagia

Terimakasih KL

Komentar

Posting Komentar